Biogas
Palm Oil Mill Effluent / Waste water mills
PT. Pasadena Engineering Indonesia telah membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Biogas berbahan baku POME (Palm Oil Mill Effluent/Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit). Pada tahun 2014, telah dibangun PLT Biogas di pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Arya Rama Prakasa, desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu dengan kapasitas terpasang 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam. Pembangkit ini berkapasitas 1 MW yang langsung dialirkan ke masyarakat (off-grid). Proyek ini dibiayai oleh Dirjen Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Setelah dilakukan commissioning, PLT Biogas ini diresmikan pada 16 September 2014 oleh Wakil Menteri ESDM.

Pada tahun 2015, PT.PEI telah membangun PLT Biogas berbasis POME di PKS Pagar Merbau II PTPN 2, Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kapasitas terpasang PKS ini adalah 45 ton TBS per jam. Pembangkit ini menghasilkan listrik 1 MW dengan pemanfaatannya langsung dijual ke PLN (on grid).Proyek ini juga dibiayai oleh Dirjen Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Teknologi yang digunakan pada kedua proyek biogas ini adalah teknologi reaktor lagoon tertutup dengan geomembran HDPE yang akan menangkap gas metana yang dihasilkan dari reaksi anaerobik. Reaktor ini akan mengonversi kandungan COD dalam POME menjadi biogas.POME yang dipasok dari PKS akan ditampung ke unit pra-pengolahan untuk mendapatkan kondisi POME yang sesuai dengan kebutuhan reaktor biogas. Di dalam reaktor lagoon, terjadi reaksi pembongkaran substrat melalui reaksi hidrolisis menjadi komponen yang lebih sederhana. Komponen yang lebih sederhana akan dikonversi menjadi komponen intermediet melalui reaksi asidogenesis dan asetogenesis. Komponen intermediet ini akan dikonversi menjadi biogas melalui reaksi metanogenesis. Seluruh proses terjadi tanpa adanya oksigen.Gas yang dihasilkan diolah untuk menghilangkan kandungan pengotor, H2S, dan uap air untuk memenuhi kebutuhan gas engine. Gas yang telah diolah kemudian dipasok ke gas engine.