Landfill
Pembangunan PLT Sampah Kota
Maksud dan tujuan pekerjaan ini adalah melaksanakan pembangunan dan pemasangan pembangkit listrik sampah kota dengan kapasitas terpasang 500 kW dengan lingkup pekerjaan:
  1. Penyiapan DED: membuat lay out, menyusun komponen sistem, melakukan perencanaan rinci, membuat gambar perencanaan, membuat BOQ, membuat spesifikasi teknis, menyusun jadwal pelaksanaan, dan penyusunan SOP;
  2. Pembangunan sumur gas;
  3. Pembangunan pipa pengumpul gas/pipa penghantar;
  4. Pembangunan sistem pengumpul dan pendingin landfill gas;
  5. Pembangunan power plant (pembangkit listrik);
  6. Melakukan penyambungan dan penyaluran pasokan listrik ke jaringan PT PLN (Persero) terdekat (on-grid) di tegangan menengah (20 kV) dengan berkoordinasi dengan pemilik jaringan (PLN).
  7. Melakukan instalasi dan testing masing-masing peralatan;
  8. Melakukan pekerjaan cover soil

Pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah kota ini dilaksanakan di TPA Sukawinatan, Kota Palembang, ibukota Provinsi Sumatera Selatan. TPA Sukawinatan terletak di Jl. Sukawinatan Rt.68, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Saat ini, TPA Sukawinatan menjadi pusat pembuangan dan pengolahan sampah dengan luas lahan 25 hektar.

Tujuan dari pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) adalah mengkonversi gas menjadi energi listrik. PLTSa dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu sistem pengumpulan, sistem pengolahan gas dan sistem pembangkitan energi listrik. Pada situs pembuangan sampah berupa landfill, dibuat beberapa sumur gas yang dibentuk dari lubang hasil pengeboran. Sumur gas ini nantinya akan mengeluarkan gas hasil proses pembusukan sampah.

Pembangkit listrik tenaga gas dari sampah landfill yang diusulkan ini dirancang untuk:
  • Secara efektif mengumpulkan gas yang dihasilkan oleh landfill,
  • emaksimalkan fleksibilitas operasi dari fasilitas,

Secara umum, konfigurasi peralatan pada pembangkit listrik tenaga gas yang dibangun adalah sesuai dengan pembagian subsistem sebagai berikut secara berurutan dari awal sampai akhir:
  1. Unit pengumpulan gas
  2. Unit pengolahan gas
  3. Unit pembangkitan listrik
  4. Unit transmisi dan distribusi jaringan listrik

Pembangkit listrik tenaga sampah kota ini juga dilengkapi dengan:
  1. Unit flaring (pengaman)
  2. Sistem kelistrikan dan pengendalian (kontrol)